Icon

Takut Lantai Granit Popping ? Ini Penyebab Utama dan Cara Mencegahnya

Publish Time
Februari 10, 2026
Category
Reading Time
2-3 min
Mimpi buruk setiap pemilik rumah adalah mendengar suara ledakan keras dari lantai, lalu melihat ubin granit kesayangan mereka terangkat dan pecah berantakan. Hal ini disebut...
Scroll to reading
Takut Lantai Granit Popping ? Ini Penyebab Utama dan Cara Mencegahnya
SANDIMAS.CO.ID

Mimpi buruk setiap pemilik rumah adalah mendengar suara ledakan keras dari lantai, lalu melihat ubin granit kesayangan mereka terangkat dan pecah berantakan. Hal ini disebut popping atau buckling, 90% kasus popping terjadi karena kesalahan teknis pemasangan.

Jika Anda sedang membangun atau merenovasi, pahami terlebih dahulu penyebab keramik menggelembung dan langkah pencegahan berikut ini agar investasi lantai Anda aman hingga bertahun-tahun.

Mengapa Lantai Keramik bisa Popping?

Secara sederhana, popping terjadi karena tekanan. Rumah Anda mengalami perubahan suhu ekstrem (panas di siang hari, dingin di malam hari). Jika granit memuai tapi tidak memiliki ruang gerak (nat terlalu rapat) atau perekat di bawahnya tidak kuat menahan gerakan tersebut, granit akan saling mendesak dan akhirnya terangkat ke atas karena tidak ada tempat lain untuk lari.

Tiga Kesalahan Fatal Yang Menyebabkan Popping Pada Lantai Keramik Anda !

  1. Menggunakan Adukan Semen Pasir Biasa
    adalah kesalahan paling umum. Granit (Homogeneous Tile) berbeda dengan keramik biasa. Granit memiliki pori-pori yang sangat kecil (hampir nol), sehingga air semen pasir biasa tidak bisa meresap dan mencengkeram dengan kuat. 

  2. Teknik Single Loading
    Kebanyakan tukang hanya membeeri semen di lantai, lalu granit ditempel begitu saja. Cara ini seringkali meninggalkan rongga udara (air pocket) di bawah granit. Rongga inilah yang disebut “kopong” dan menjadi titik lemah yang akan pecah saat ada tekanan. 

  3. Nat Terlalu Rapat (Zero Joint)
    Demi estetika yang mulus, banyak pemilik rumah meminta pemasangan tanpa nat. Ini sangat berbahaya. Tanpa celah nat, tidak ada expansion joint (ruang muai) saat gedung bergerak atau suhu naik. 

Hal Yang Dapat Anda Lakukan Dalam Upaya Menghindari Terjadinya Popping Pada Granite Kesayangan Anda!

  1. Wajib gunakan Semen Instan (Mortar/Tile Adhesive) khusus granit. Mortar memiliki aditif kimia yang membuatnya lengket seperti lem, tidak hanya mengandalkan resapan air.

  2. Terapkan teknik Double Buttering (pengolesan ganda). Oleskan semen perekat di permukaan lantai, DAN oleskan juga sedikit semen di punggung granit menggunakan trowel bergerigi. Ini memastikan seluruh permukaan terisi padat tanpa rongga.

  3. Berikan jarak nat minimal 1.5mm – 2mm. Celah ini berfungsi sebagai “shock absorber” saat granit memuai.

Kesimpulan

Lantai Granit yang meledak bukanlah musibah, melainkan kelalaian yang banyak dilakukan orang-orang. Menghemat biaya dengan menggunakan semen pasir biasa, memaksa pemasangan tanpa nat demi estetika, atau membiarkan tukang bekerja asal-asalan.

Pilihannya sederhana: Investasikan sedikit lebih banyak sekarang untuk Mortar berkualitas, teknik Double Buttering, dan Nat standar, atau bersiaplah mengeluarkan biaya 3x lipat di masa depan untuk membongkar dan memasang ulang seluruh lantai rumah Anda.

Granit termahal sekalipun tidak akan bertahan jika fondasi pemasangannya rapuh. Amankan investasi Anda dengan teknik yang benar, bukan sekadar visual yang indah.

Scroll
Drag
Cart (0 items)