PT Arkonin sebagai Pemenang Utama Sayembara Prasarana Ruang Publik di Kawasan Bundara HI
Share:

Article by Sandimas

Pada Oktober 2019 lalu, Gubernur DKI Jakarta Bapak Anies Baswedan mengadakan sayembara Prasarana Ruang Publik di Kawasan Bundara Hotel Indonesia, Jakarta. 

Sayembara ini dimaksudkan untuk membangun fasilitas prasarana ruang publik disekeliling Kawasan Bundaran HI serta menghubungkannya ke Kawasan Tanah Abang. Dalam rangka membangun fasilitas tersebut, perlu dibuat rancangan desain yang mempertimbangkan sejarah, kualitas visual maupun terbentuknya vista yang terjaga dari segala arah, baik pengamatan mata jarak dekat maupun jarak jauh, sehingga dapat memberikan aksentuasi terhadap Monumen Selamat Datang.

Berhasil mendapatkan 14 karya, yang kemudian diseleksi hingga tersisa 5 karya terbaik, yaitu Studio Lawang & PT Rekatama Konstruksindo, PT Arthademo Enginering Consultant, PT Jakarta Konsultindo, PT Arkonin, dan PT Penta Rekayasa. Kelima karya tersebut pun diseleksi oleh dewan juri yang terdiri dari Bapak Anies Baswedan selaku juri kehormatan, Ir. Bambang Eryudhawan, Ir. Sonny Sutanto, Ir. Davy Sukamta dan Anggota TGUPP Pemprov DKI Jakarta Her Pratama.


Source: instagram Arkonin

Bapak Gubernur Anies Baswedan menetapkan PT Arkonin dengan tema “Jejak Bangsa di Gerbang Indonesia” sebagai pemenang utama sayembara ini. (source: Kompas.TV)

Sandimas berkesempatan untuk dapat bertemu dan berbincang santai mengenai desain yang dirancang untuk sayembara ini dengan Bapak Achmad Noerzaman (yang lebih akrab disapa Pak Noerzaman) beserta Ibu Lianita Irzan dan Pak Kevin Satopoh sebagai perwakilan dari tim Arkonin.

Mengusung tema “Jejak Bangsa di Gerbang Indonesia”, Bundaran HI senantiasa menjadi magnet pergerakan warga dan aktivitas tidak hanya bagi warga Jakarta, melainkan juga sebagai etalase perjalanan bangsa Indonesia. Layaknya simpul pergerakan, Bundaran HI tidak hanya terintegrasi dengan banyak infrastruktur publik, namun juga menyediakan hadirnya “Ruang Ketiga” bagi masyarakat untuk bersosialisasi.

Selain itu, rancangan desain ini bertujuan agar masyarakat bisa menikmati jejak sejarah bangsa Indonesia di ruang publik yang diwujudkan dalam bentuk gallery disekeliling air mancur Bundaran HI. Rancangan visualisasi gallery tersebut menggunakan video mapping, hologram, visualisasi interaktif, Augmented Reality (AR) maupun teknologi terkini lainnya dengan harapan agar bisa lebih cepat diterima oleh generasi sekarang yang menyukai hal-hal yang bersifat digital.

Sebagai lintasan lini masa bangsa Indonesia, peristiwa-peristiwa penting tersebut diselaraskan dengan arah tempat peristiwa. “Bundaran HI sebagai kompas tempat terjadinya peristiwa-peristiwa bersejarah berlangsung, jadi ketika masyarakat melihat cerita tentang peristiwa tersebut pandangannya bisa tertuju pada tempat kejadian” ucap Pak Noerzaman.

Disamping itu, PT Arkonin juga merencanakan adanya viewing deck di beberapa lokasi sekitar Bundaran HI. Tujuannya adalah agar masyarakat dapat menikmati Monumen Selamat Datang dan air mancur secara utuh dari ketinggian tertentu.

“Kami berharap dengan adanya rancangan desain ini dapat mengedukasi masyarakat tentang perjalanan sejarah perjuangan bangsa Indonesia” tutur Pak Noerzaman.

Sebagai informasi, Bapak Achmad Noerzaman merupakan seorang arsitek lulusan Universitas Indonesia tahun 1987. Ia mengawali karir di Arkonin (1987-2003), yang kemudian dipercaya menjadi Presiden Direktur di biro tersebut hingga saat ini. Arkonin sendiri merupakan biro desain bangunan yang telah berdiri sejak 1975. Fokus Arkonin adalah pada perancangan bangunan arsitektur, struktur, MEP, masterplan, dan perancangan kota. Arkonin memiliki pengalaman luas dan terlibat di banyak proyek strategis skala nasional. Beberapa penghargaan pernah diraih dan banyak sayembara yang telah dimenangkan.

Selamat kepada PT Arkonin yang telah berhasil memenangkan sayembara Prasarana Ruang Publik di Kawasan Bundaran Hotel Indonesia. Semoga dapat terus Berjaya dan menghasilkan karya-karya untuk Bumi Pertiwi.