Kini penggunaan Granite sebagai media penutup lantai maupun dinding kian populer berkat tampilannya yang elegan, dibalut dengan aneka ragam motif hingga warna yang sangat menarik. Juga dikenal karena kekuatan dan daya tahan materialnya, jadikan Granit sebagai pilihan yang cukup menguntungkan nutuk penuhi kebutuhan flooring rumah Anda. Meski begitu, tampilan dan kualitas ketahanan produk, tentunya tidaklah cukup. Jika proses pemasangan dilakukan secara tidak tepat, maka akan berdampak pada menurunnya hasil finishing sebuah Granit ketika telah diaplikasikan.
Pada artikel kali ini, kami akan memberikan informasi bagaimana Cara tepat pasang Granit anti retak, simak tulisan ini hingga selesai.
Cara Pasang Granit Anti Retak

Ilustrasi Gambar
Bagi sebagian orang awam menganggap keretakan pada Granit setelah terpasang sepenuhnya adalah kesalahan produk. Meski begitu, kebanyakan Granit pada umumnya, telah diproses sedemikian rupa, dengan serangkaian proses panjang yang ketat dan spesifik. Hal ini kemudian yang menjadikan Granit sebagai salah satu material flooring paling kuat yang pernah ada dalam dunia konstruksi.
Tak bisa dipungkiri, resiko kegagalan hingga kerusakan Granit ketika telah terpasang bisa saja terjadi. Melihat dari beberapa kejadian yang pernah ada, kerusakan berupa retak pada Granit, faktanya disebabkan oleh kesalahan pemasangan yang tidak tepat. Hal inilah yang membuat proses pemilihan tukang yang berpengalaman turut andil dalam memberikan gambaran kualitas saat pemasangan Granit selesai dilakukan.
Berikut ini beberapa tips cara pasang Granit anti retak, yang dapat untuk Anda ikuti.
1. Memastikan Permukaan Dasar Rata dan Kuat
Langkah paling awal dalam proses pemasagan Granit adalah memastikan permukaan dasar benar-benar rata dan juga kuat. Terdengar sepele bukan? Namun hal ini bisa menjadi suatu langkah cermat yang menentukan hasil akhir pemasangan sebuah Granit.
Saat proses pemasangan Granit hendak dilakukan, selalu pastikan hal ini :
- Permukaan dasar wajib rata (tidak bergelombang)
- Permukaan dasar wajib bersih dari debu, minyak ataupun kotoran
- Permukaan dasar wajib tidak rapuh ataupun retak
Mengabaikan hal penting ini diawal pemasangan Granit akan menyebabkan banyak masalah dikemudian hari. Permukaan dasar yang tidak rata atau tidak steril, akan sebabkan Granit dapat alami tekanan yang tidak merata pula, sehingga dapat sebabkan keretakan yang memicu kerusakan pada Granit dan proses instalasinya.
2. Memastikan Menggunakan Perekat Khusus Granit Tile
Meski sama-sama penutup lantai, perekat lantai Granit tidaklah sama dengan perekat lantai dari Keramik. Granit memiliki karakteristik khusus, dimana sisi bagian dalam Granit memiliki tingkat kepadatan yang amat tinggi, yang menjadikannya membutuhkan perekat khusus / tile adhesive , tidak hanya perekat yang terdiri dari adukan semen saja.
Seperti pada peruntukannya, perekat khusus Granit ini memang memiliki daya rekat yang jauh lebih kuat dan fleksibel, sehingga mampu menahan beban Granit yang berat, mengantisipasi adanya pergesaran kecil pada lantai, hingga mengurangi risiko terciptanya rongga udara di bawah Granit.
3. Memastikan Penerapan Double Coating
Perlu Anda ketahui bahwa salah satu teknik penting dalam pemasangan Granit yakni penerapan teknik Double Coating. Teknik ini sendiri adalah teknik mengoleskan perekat pada dua sisi, baik permukaan lantai ataupun bagian belakang Granit.
Tujuan utama teknik ini adalah meminimalisir adanya rongga udara yang terperangkap diantara Granit dan lantai. Faktanya, rongga udara menjadi salah satu faktor utama terjadinya risiko Granit retak saat menahan beban tertentu.
4. Memastikan Kesesuaian Jarak Nat (Grout)
Bagi sebagian orang, pemasangan Granit yang rapi dengan menghilangkan celah. Namun, dari sisi teknis pemasangan yang baik dan benar, penggunaan nat tetaplah diperlukan. Bukan tanpa alasan, penggunaan nat pada pemasangan Granit bertujuan untuk memberikan ruang pemuaian hingga penyusutan material, mengurangi terjadinya tekanan antar Granit. hingga mencegah kemungkinan terjadinya retak yang diakibatkan oleh perubahan suhu yang ekstrim.
5. Memastikan Menghindari Proses Pemasangan yang Terburu-buru
Segala sesuatu yang terburu-buru tidak selalu baik, sama halnya dengan pemasangan Granit, membiarkan Granit dilalui oleh banyak orang akan mengakibatkan proses perekatan tidak berlangsung secara maksimal. Lantai yang dipasangi Granit setidaknya dapat dinyatakan aman untuk diinjak adalah pada saat 24 jam setelah pemasangan dilakukan.
6. Memastikan Menggunakan Tukang Profesional dan Berpengalaman
Memasang Granit terdengar mudah, meski begitu Anda tetap harus menggunakan tukang berpengalaman untuk memasang Granit di rumah. Penggunaan tenaga kerja yang profesional adalah investasi jangka panjang dalam proses pembangunan maupun renovasi sebuah rumah. Tukang dengan jam terbang yang tinggi, harusnya dapat memasang Granit dengan prosedural yang tepat dan ketat. Tak hanya itu, tukang yang ahli dalam pemasangan Granit, biasanya juga lebih nyaman untuk diajak berdiskusi, sehingga memudahkan Anda mengutarakan keinginan dalam tiap detil-detil pemasangan penutup lantai.
Kesimpulan
Kelalaian dalam menerapkan aturan pemasangan Granit, dapat berdampak pada hasil pemasangan di waktu mendatang. Oleh karena itu, sangat disarankan untuk tetap mengikuti standar dan prosedur pemasangan yang memang telah dianjurkan. Anda dapat melakukan konsultasi kepada konsultan profesional, untuk memastikan proses pemasangan Granit pada bangunan Anda. SANDIMAS dapat menjadi salah satu produk Granit berkualitas Indonesia yang patut untuk Anda gunakan. Telah dipercaya sejak 30 tahun di Indonesia, SANDIMAS merupakan Granit dengan kualitas terbaik untuk setiap sudut bangunan.
Artikel ini ditulis oleh Christian Fridho Benz





